Pernah
ga sih kalian kayak benar-benar ikhlas let him/her go tapi kalian tetap bahagia
dengan keputusan itu? Kayak ya pada akhirnya kalian paham kalau emang cinta itu
engga harus memiliki. Bullshit sih, tapi
ya emang benar adanya. Kalau kata orang, kalau emang kalian sayang sama
orang itu, kalian ngelakuin apapun demi kebahagiaan mereka, termasuk
ngebiarin mereka bahagia dengan orang lain. Lebih kurang itu sama kayak sebuah quote yang pernah aku baca yang bunyinya gini:
" when you like a flower, you just pluck it, but when you love a flower, you water it daily. If you love a flower, don't pick it up. Because if you pick it up it dies and it ceases to be what you love. So if you love a flower, let it be. ... Love is about appreciation.”
" when you like a flower, you just pluck it, but when you love a flower, you water it daily. If you love a flower, don't pick it up. Because if you pick it up it dies and it ceases to be what you love. So if you love a flower, let it be. ... Love is about appreciation.”
Sakit
sih, tapi kalau tetap kekeuh buat pertahanin dia, sebenarnya justru itu akan membuat kalian
akan berada di kondisi tidak baik-baik saja, jatuhnya egois. Cuma karena
kamu sayang dia, dan kamu inginnya dia, tapi sebenarnya kamu bukan orang yang tepat untuk dia dan kamu memkasakan kehendak itu, yang ada malah dia ga nyaman.
Mungkin
kamu bukan yang terbaik buat dia, tapi bukan berarti kamu bukan orang yang baik.
Ya emang kalian aja ga cocok aja buat nyatu.
Aku
pernah berada di posisi itu. Aku menyayangi seseorang yang sebenarnya aku tau
dia ga akan ngelakuin hal yang sama. Aku paham itu ketika secara tidak sadar aku tersenyum pas ngeliat dia posting foto dengan pacar barunya. Posisi aku saat itu adalah secret admirer selama 1 semester, di penghujung semester aku confess ke dia and yeah he just said thank you and nothing happened. I felt like... a lil bit hurt but i don' want to force someone to give their love, dan setahun kemudian dia punya pacar baru and i was really happy for it but i still love him.
Dan menurut ku ga ada hal yang sia-sia
dalam menyayangi seseorang, itu bikin aku dapat banyak pelajaran. Pelajaran yang bikin aku paham bahwa not everyone you love is gonna love you back,
so love yourself first and everything will fall into the line, semakin sadar
bahwa aku ga boleh menyayangi seseorang lebih dari aku menyayangi diri sendiri,
semakin sadar bahwa ya tidak semua yang aku inginkan akan aku dapatkan, dan
semakin sadar bahwa cinta itu ga harus memiliki.

Post a Comment